Langsung ke konten utama

Membuat SSH Key Untuk Github

Photo by Kari Shea on Unsplash

Jika kita sering menggunakan repositori remote seperti Github, SSH key akan sangat berguna karena kita tidak perlu memasukkan username dan password ketika kita akan melakukan push ke Github. Berikut cara konfigurasi SSH key untuk Github dari nol (saat belum punya SSH key) :

1. Membuat SSH key dengan perintah

ssh-keygen -t rsa -b 4096 -C "your_email@example.com"

nanti akan ditanya soal nama file dan passphrase yang diinginkan, diabaikan saja dengan menekan enter agar disetting nama dan passphrase nya dengan dengan settingan default

2. Aktifkan SSH key

eval "$(ssh-agent -s)"

3. Tambahkan SSH key ke ssh-agent

ssh-add ~/.ssh/id_rsa


4. Copy SSH key dengan xclip (install xclip jika belum punya)

sudo apt install xclip
xclip -sel clip < ~/.ssh/id_rsa.pub


5. Masuk ke Github, di pojok kanan atas klik foto profil kita, klik menu Settings


6. Klik menu SSH and GPG Keys, lalu klik tombol New SSH Key


7. Paste kan SSH key yang sudah di-copy dengan xclip tadi, lalu klik tombol Add SSH Key. Lalu Github akan meminta password akun Github untuk autentikasi.


Selesai! sekarang kita bisa push atau clone dengan repositori Github tanpa harus memasukkan username dan password.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SOLVED] #1558 - Column count of mysql.proc is wrong. Expected 21, found 20.

Photo by ClĂ©ment H on Unsplash When i imported a database, i got problem with the error said  After i search the solution on the internet, i found a simple solution. If you are using Xampp with MariaDB server. Here what you need to do : 1. Open terminal, go to opt/lampp/bin directory 2. Do upgrade with mysql_upgrade command. Enter the password, wait untill the upgrade is done That's it ! it works for me, now i can import my database

Otentikasi User Dengan JWT Dalam ExpressJS

 Otentikasi dilakukan untuk pengecekan agar tidak sembarang orang yang bisa mengakses fitur/ request , melainkan hanya untuk orang-orang yg sudah terdaftar/login saja. Kalau dulu dalam pengecekan ini saya mengetahuinya dengan menggunakan session , dengan alur ketika user login, data login disimpan di session store , lalu ketika user hendak mengakses suatu fitur/meminta request , server akan mengecek apakah datanya ada di dalam session store atau tidak. Kalau tidak, request -nya akan ditolak sehingga mengharusnya dia login kembali. Nah, JWT (JSON Web Token) juga mirip-mirip alur logikanya, hanya data yang digunakan untuk pengecekannya tidak menggunakan session , melainkan dengan token. Kalau digambarkan alurnya seperti ini: Disini saya menggunakan Postman sebagai simulasi client agar saya bisa fokus ke bagian pemrograman servernya (step nomor 2, 3, 6, dan 7). Lalu diasumsikan sudah terkoneksi dengan database dan sudah ada beberapa data user (password dienkripsi dengan menggunaka...

Catatan Pribadi Syarah Alfiyah Al-Iraqi (Bait 47-56)

Photo by Sincerely Media on Unsplash Pengisi : Ustadz Miftah MENGAMBIL HADIST DARI KITAB MUTAMAD BAIT 47-49 Alasan mengapa kita harus mengambil hadist dari sumber yang mu’tamad adalah karena jika kita bersandar kepada kitab yang tidak terpecaya (belum di- muqoballah dengan yang asli) bagaikan bersandar pada rawi yang wujudnya tidak ada. Orang dulu sebelum adanya percetakan, kitab dijual secara tulis tangan atau membuka jasa penyalinan kitab. Atau ketika sekarang sudah ada percetakan, lalu asal mengambil kitab, yang penting ada Shahih Bukhari/Muslim nya. Tanpa memperhatikan percetakan, perhatian kepada naskah, i’rab, syakal, atau muqabalah kepada ushul . Maka untuk mencegah hal yang seperti ini, hendaklah kita mengambil dari kitab yang sudah di- muqobalah dengan ushul . Tidak boleh orang yang tidak pakar mengambil matan Shahih Bukhari atau Shahih yang lain untuk diamalkan langsung atau dijadikan hujjah . Karena dia tidak tahu mana yang amm & khas , mana yang mujmal ...