dari Suhaib, Rasulullah SAW bersabda “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik untuknya. Dan hal itu tidak ada kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan maka dia pun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan untuknya. Apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar, maka hal itu juga sebuah kebaikan untuknya.”"
(HR. Muslim no 2999)
Jadi ingat dengan perkataan Ust. Felix : "keterlaluan kalau muslim ga masuk surga". Gimana ngga keterlaluan? Setiap hal kecil pasti selalu jadi pahala dan penggugur dosa kalau kita tahu syariatnya. Sok, sakit aja bisa jadi penggugur dosa, salaman sama saudara seiman jadi penggugur dosa, nuangin air buat orang lain jadi pahala, singkirin jarum di jalan jadi pahala. Itu amalan-amalan sederhana, apalagi amalan yg besar coba?
Berarti disini kita perlu untuk menambah pengetahuan tentang syariat. Karena ada hal lain yg perlu diingat, yaitu syarat diterima amal shalih itu ada dua :
1. Ikhlas
2. Ada tuntunannya.
Jadi ga bisa kita melakukan kebaikan misal kaya sedekah ke anak yatim tapi penghasilannya dari ngelacur, lalu kita berasumsi "Ah Allah mah Maha Tau, yg penting kita berbuat baik". Justru kita diberi rizki berupa akal (kemampuan berpikir) oleh Allah swt untuk mencari tahu apakah amalan kita sudah sesuai tuntunan atau tidak, bukan malah ngarang bebas, berimajinasi, berasumsi, dsb.

Komentar
Posting Komentar