Langsung ke konten utama

Ngajar Bocah



Ini ungkapan syukur saya saat mendapat kesempatan untuk mengajar anak kecil. Alhamdulillah saya berkesempatan menjadi freelance trainer di salah satu bimbel robotika Cimahi. Bagian yang saya ajar adalah anak-anak TK, SD kelas 1 dan 2. Yang diajarin juga termasuk gampang, hanya membuat kontruksi dari Lego, belum sampai programming.

Saya itu sebenarnya ga terlalu tertarik main sama anak kecil. Kalau sama bayi seneng, itupun senengnya cuma ngacak-ngacak dan aduk-aduk pipi tembem dan belly buncit mereka doang hehehe πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Kalau sama anak kecil males banget. Waktu ustadzah saya lagi ngisi kajian, anak-anak beliau biasanya bakal cari 'ateu-ateu' yang bisa diajak main, lalu kukunci pintu kamar (kamar teman saya yang lagi saya tongkrongin) biar mereka nggak masuk wkwk πŸ˜‚πŸ˜‚ akhirnya diriku jadi ketiduran didalam kamar. Ga terlalu alergi banget sih sama anak kecil, kadang suka ngajak ngobrol mereka, nanya-nanya ke mereka dengan 1 atau 2 pertanyaan.

Tapi aku berpikir yang kaya gini nggak bisa dibiarkan, nanti kalau saya punya anak gimana? Masa males-malesan sama mereka? Maka ketika teman saya nawarin kerjaan ini, langsung bismillah, saya lamar. Diniatkan karena:

1. Belajar dan membiasakan menghadapi anak kecil.
2. Belajar mengontrol emosi dan ekspresi. Biar nggak lempeng-lempeng banget jadi cewek, nanti pada takut lagi hehe. Terus ngendaliin segerombol anak kecil nggak semudah menertibkan 300 mahasiswa ribut di sebuah seminar. Gimana caranya biar nggak jadi ngebentak anak-anak tapi suaranya tetap lantang di tengah keributan, nah ini perlu latihan.
3. Kerjasama tim dengan trainer yang lain dan belajar tanggung jawab. Karena ada beberapa kewajiban lain bagi seorang freelance trainer, nah bagaimana agar melaksanakan kewajiban tersebut dengan displin bukan karena dorongan takut pada boss, melainkan sadar akan tanggung jawab.
4. Manajemen waktu, apalagi disambi kuliah.
5. Manajemen uang, bagaimana fee jangan sampai habis tak terasa bahkan nggak tau habis sama apa dan habisnya itu karena keinginan semata, bukan karena kebutuhan.

Sudah sebulan kurang dijalani, tentu masih banyak yang harus diri ini evaluasi setiap malam. Daaaan... saya menemukan banyak drama ketika proses belajar mengajar. Ya ada yang bertengkar karena nggak mau sekelompok lah, ya ada yang pengen emaknya ikut di kelas lah, ya ada siswa yang bukan ekskul robotika tapi nangis badai ingin ikut main lah, ya ada siswa tiba-tiba hilang ditengah belajar lah, dan masih banyak lagi. Gustiiii... rasanya seperti ingin mengumpulkan anak-anak kucing ke 1 kardus, eh tapi yang sudah masuk kardus keluar lagi, dimasukin keluar lagi, gitulah haha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ dinikmati ajalah dinamika ini, sambil konsultasi dengan teteh-teteh aktivis yang juga menjadi guru anak agar bagaimana menjalin komunikasi ketika ada konflik-konflik seperti diatas. Karena kalau ketemu konflik diatas, saya sendiri masih kebawa emosi dan senjata terakhir saya adalah "kalau kamu masih kaya gitu, kamu nggak boleh ikut main"

Alhamdulillah di kantor pun setiap minggu ada rapat rutin untuk evaluasi dan selesai rapat ada trainer yang akan latihan presentasi didepan trainer lain. Ini cukup untuk menjadi alat ukur dan evaluasi kinerja saya, apalagi nanti kalau bagian saya untuk presentasi sudah tiba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SOLVED] #1558 - Column count of mysql.proc is wrong. Expected 21, found 20.

Photo by ClΓ©ment H on Unsplash When i imported a database, i got problem with the error said  After i search the solution on the internet, i found a simple solution. If you are using Xampp with MariaDB server. Here what you need to do : 1. Open terminal, go to opt/lampp/bin directory 2. Do upgrade with mysql_upgrade command. Enter the password, wait untill the upgrade is done That's it ! it works for me, now i can import my database

Otentikasi User Dengan JWT Dalam ExpressJS

 Otentikasi dilakukan untuk pengecekan agar tidak sembarang orang yang bisa mengakses fitur/ request , melainkan hanya untuk orang-orang yg sudah terdaftar/login saja. Kalau dulu dalam pengecekan ini saya mengetahuinya dengan menggunakan session , dengan alur ketika user login, data login disimpan di session store , lalu ketika user hendak mengakses suatu fitur/meminta request , server akan mengecek apakah datanya ada di dalam session store atau tidak. Kalau tidak, request -nya akan ditolak sehingga mengharusnya dia login kembali. Nah, JWT (JSON Web Token) juga mirip-mirip alur logikanya, hanya data yang digunakan untuk pengecekannya tidak menggunakan session , melainkan dengan token. Kalau digambarkan alurnya seperti ini: Disini saya menggunakan Postman sebagai simulasi client agar saya bisa fokus ke bagian pemrograman servernya (step nomor 2, 3, 6, dan 7). Lalu diasumsikan sudah terkoneksi dengan database dan sudah ada beberapa data user (password dienkripsi dengan menggunaka...

Catatan Pribadi Syarah Alfiyah Al-Iraqi (Bait 47-56)

Photo by Sincerely Media on Unsplash Pengisi : Ustadz Miftah MENGAMBIL HADIST DARI KITAB MUTAMAD BAIT 47-49 Alasan mengapa kita harus mengambil hadist dari sumber yang mu’tamad adalah karena jika kita bersandar kepada kitab yang tidak terpecaya (belum di- muqoballah dengan yang asli) bagaikan bersandar pada rawi yang wujudnya tidak ada. Orang dulu sebelum adanya percetakan, kitab dijual secara tulis tangan atau membuka jasa penyalinan kitab. Atau ketika sekarang sudah ada percetakan, lalu asal mengambil kitab, yang penting ada Shahih Bukhari/Muslim nya. Tanpa memperhatikan percetakan, perhatian kepada naskah, i’rab, syakal, atau muqabalah kepada ushul . Maka untuk mencegah hal yang seperti ini, hendaklah kita mengambil dari kitab yang sudah di- muqobalah dengan ushul . Tidak boleh orang yang tidak pakar mengambil matan Shahih Bukhari atau Shahih yang lain untuk diamalkan langsung atau dijadikan hujjah . Karena dia tidak tahu mana yang amm & khas , mana yang mujmal ...